Ranup Lampuan: Aceh Community in Taiwan

Kadangkala anda bertanya dalam hati, “mengapa malah bermusuhan ya setelah menasihati seseorang?”. Pada dasarnya saling nasihat menasihati adalah perintah yang sering ditemukan dalam Qur’an maupun hadits. Namun mengapa nasihat itu bahkan berujung benci?

Cerita ini berawal pertengahan tahun 2004, di suatu sore, aku dan Ayah, duduk sore di beranda rumah yang pada waktu itu ayah sibuk menikmati kopinya. Tampak seperti biasa, dengan senyum khasnya, membuatku tenang dan nyaman, ya senyuman itu selalu di dambakan anak-anaknya, apalagi aku. Ayah orang yang sangat idealis, namun humoris dan bersahabat. Aku masih inget ketika itu disaat aku hampir menuntaskan SMA ku, dimana sedang “galau-galaunya” memilih jurusan  ke tingkat selanjutnya. Akupun  memutuskan untk berdiskusi dengan Ayah.
Sejak kecil saya ingin selalu ke luar negeri, waktu SD, di TVRI saya sangat suka film-film dari luar. Sehingga, sejak saat itu sudah tertanam dalam diri saya agar suatu saat bisa ke luar negeri.
Belajar di luar negeri, sejujurnya bukan soal gengsi, tapi lebih kepada belajar mencari hikmah yang berserakan di muka bumi. “…bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.” (QS. Al-Jumuah : 10). Hai Kawan, kenalkan nama saya Zaujatul Amna Afganurisfa (yang kini baru lima bulan menyandang gelar Master of Counseling and Clinical Psychology). Saya berasal dari Aceh, setiap orang percaya setiap nama memiliki doa yang baik bagi anak-anaknya, demikian halnya dengan orang tua saya sehingga saya diberi nama seperti itu yang bearti istri yang setia (wallahualam, itu hanya sebuah doa buat saya kelak).

OLEH MUSLEM DAUD, Ketua Ikatan Mahasiswa Aceh Ranup Lampuan di Taiwan, kandidat doktor pada Educational Measurement and Statistics, NTCU, Taiwan

ADANYA Pameran Pendidikan Tinggi (Higher Education) Taiwan Expo yang diselenggarakan pada 3 Oktober 2013 kemarin di Gedung Ali Hasjmy IAIN Ar-Raniry, Darussalam, Banda Aceh, merupakan kesempatan baik bagi para calon mahasiswa/i untuk melanjutkan studi strata 1 (S1) dan pascasarjana S2 (magister), atau bahkan S3 (doktoral/PhD) ke Taiwan.