Menulis tentang hal ini sangatlah menggetarkan. Ini bukanlah hal biasa. Berdirinya sebuah masjid baru di negara yang sangat minoritas Muslim, sangat minoritas. Jumlah penduduk Muslim di Taiwan kurang lebih hanya berkisar di angka 0.2% saja (sumber: Chinese Muslim Association, Taiwan). Mendengar kata “Masjid At-Taqwa” mungkin bagi umat Muslim yang hidup di Indonesia adalah hal biasa, namun bagi mereka yang hidup di Taiwan, ini adalah sebuah hal luar biasa. Mari kita urutkan satu per satu masjid-masjid yang sudah ada di Taiwan:
Taiwan, Negeri Enam Masjid

OLEH KHAIRUL RIJAL, Ketua Majelis Wali Mahasiswa Aceh di Taiwan, melapaorkan dari Taiwan

SEBAGAI sebuah negara kepulauan yang luasnya sekitar 2/3 luas Aceh, tapi dengan populasi lima kali dari jumlah penduduk Aceh, Taiwan “hanya” memiliki enam masjid. Maklum, penduduk asli Taiwan yang muslim tidak sampai satu persen. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi seratus lebih mahasiswa Aceh yang tersebar di Taiwan, terutama bagi prianya yang ingin Jumatan. 

Oleh: Tom Erdos, Aceh Scholar in Taiwan
Mesjid! Ya mesjid? Ada apa dengan mesjid? Kenapa harus ada catatan tentang mesjid? Bukakah di sepanjang jalan yang dilalui di Banda Aceh pasti kelihatan mesjid? Bukankah lima kali sehari suara azan itu dari mesjid atau meunasah disekitaran kita? Sejauh mata memandang, di perempatan, di pasar, di kantor-kantor, di gampoeng-gampoeng pasti dengan mudahnya kita menjupai tempat untuk shalat apakah itu mesjid, meunasah, ataupun mushalla kecil. Itu kalau kita ngomong di Banda Aceh Gan!!! Sekarang ane nak cerite masalah mesjid di Taiwan gan. Di negeri multi etnis ini (lhoo, bukannya hamper 99,9 % persen penduduk pulau ini adalah etnis cina??? So? Knapa disebutin multi etnis???? J), untuk urusan mesjid agak susah gan. Dimana-mana, yang sering kita jumpai kalau bukan tepekongnya Budha, ya Tepekongnya agama Tao, tapi mereka mirip-mirip gan, susah untuk membedakannya. Satu lagi gereja gan, hamper semua tempat pasti kelihatan gerejanya.  Kalau tidak salah (kalau salah, dimaafin ya!! J), pemerintah negeri ini sangat mendukung yang namanya missionaries gan, jadi jangan heran di setiap tempat pasti ada hal-hal yang menyangkut dengan agama itu.