OLEH AMNA AFGANURISFA, Mahasiswa Magister Psikologi Asia University dan Asisten Dosen Psikologi pada FK Unsyiah, Taichung-Taiwan
Rokok. Bakar dan hisap. Kerja yang sangat gampang dan santai bukan? Tidak butuh energi banyak ketika menikmati rokok dan tanpa peduli akibat yang terjadi setelah menghisapnya. Kalimat yang sering keluar ketika larangan rokok itu dikeluarkan adalah: “kan uang saya sendiri? Kan yang mati dan yang sakit juga saya?” inilah segelintir kalimat-kalimat dari sang maniak rokok yang sangat susah dan butuh waktu untuk bisa menghentikannya.
Agus Putra A. Samad, Mahasiswa Program Doctoral di Department of Aquaculture, National Taiwan Ocean University (NTOU), Taiwan. SEBAGAI negara maritim terbesar di Asia Tenggara dengan panjang garis pantai 95.181 Km, Indonesia memiliki peluang menjadi negara produsen unggulan di bidang perikanan. Berdasarkan data dari Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP), komoditas perikanan yang menjadi unggulan saat ini adalah udang, tuna dan rumput laut. Namun demikian, kiprah Indonesia dalam perdagangan internasional masih tertinggal dibandingkan negara tetangga seperti Thailand dan Vietnam.
Oleh Dzulgunar MN, Mahasiswa asal Aceh yang sedang menempuh studi di Yuan Ze University, Taiwan.
Sejarah singkat
Menurut sejarah, tari saman diajarkan oleh seorang tokoh Islam yang bernama Syeh Saman yang berdakwah hingga ke daratan tinggi Gayo. Beliau bukan hanya sebagai pendakwah namun juga seorang seniman, sehingga nama beliau disematkan pada nama tarian saman. Oleh beliau, tari saman dijadikannya sebagai media untuk menyebarkan agama Islam di Aceh dan khususnya di daratan tinggi Gayo. Sebagai media dakwah, tari tersebut memiliki salam di awal-awal tarian dan kemudian dilanjutkan dengan puji-pujian kepada Sang Pemilik Alam Semesta yang telah memberikan rahmat Nya. Lirik-lirik tari saman menggunakan bahasa Gayo dan hanya sedikit bercampur dengan lafadz-lafadz bahasa arab.
Oleh: Azhar Mahmud, Master student of Biological Sciences and Technology, National University of Tainan, Tainan-Taiwan.
Pragmatisme merupakan salah satu istilah yang mungkin asing bagi masyarakat namun realitanya sangat mendominasi kehidupan masyarakat Aceh dewasa ini. Seringkali kita dengar ungkapan ”kita mesti realistis!” Bahkan lebih parah lagi diantara mahasiswa aktivis pergerakan mulai lancar melafalkan ”idealisme telah mati, pragmatisme adalah kebutuhan zaman.” Sepintas kalimat tersebut terasa ringan diucapkan, namun memiliki pengaruh yang sangat mendasar.